“Drengki, Srei, Panasten, Dahwen, Ati Open, Jahil, Methakil, Jubriyo Takabur, Seneng Pamer, Tumbak Cucukan, Adu-adu, Riya’, Sum’ah, Melecehkan, Ngenyek, Fitnah, Infiltrasi, Provokasi”

Bagi saya Bu Alfi salah satu relawan Bankziska yang keren. Mitra yang diampu kisaran 60 orang. Rutin membina dan mendampingi mitra dengan segala suka dukanya. Biasanya setiap tanggal 13 tim Bankziska hadir mengisi pengajian pembinaan mitra sekaligus diisi prosesi angsuran ataupun pencairan pinjaman pembiayaan.  Sebelum dimulai Bu Alfi mengabsen para mitra satu persatu. Dalam buku besar yang ditulisnya secara manual. Sekurang-kurangnya Bu Alfi telah mendampingi para mitra selama 3 tahun.

Rabu (17/04/24) Ia mengadakan halal bi halal bersama mitra dan relawan. Ubo rampe semuanya ditanggung oleh Bu Alfi, sebagaimana pertemuan bulanan biasanya. Jika dikuantifikasikan. Tentu sudah sangat banyak pengorbanan Bu Alfi merawat dan mendampingi para mitra bankziska. Saya sering ngobrol dengan Bu Alfi tentang hal ini. Namun, beliau selalu memaknai menjadi relawan Bankziska adalah pengabdian. Hal ini tidaklah mengapa. Harapnya menjadi amal salih yang nantinya berujung kebahagiaan di akhirat kelak.

Sosok Bu Alfi memang menarik. Tentang siapa Bu Alfi dan profilnya, InsyaAllah kapan waktu semoga saya bisa menulisnya. Di halal bi halal kemarin saya mengambil tema mempererat silaturahim. Merawat, menyambung dan melestarikan tali persaudaraan dengan menghilangkan penyakit² hati. Penyakit hati adalah tema krusial dalam persaudaraan. Sebagaimana dawuh Kanjeng Nabi di tubuh  ini ada segumpal daging. Jika baik, maka baik seluruhnya. Jika buruk, maka buruk pula seluruhnya. Segumpal daging itulah yang dinamakan Hati.

Penyakit hati ampuh untuk memecah belah silaturahim.

Mengutip apa yang pernah diijazahkan ayah kepada saya. Diantara jenis penyakit hati adalah: Drengki, Srei, Panasten, Dahwen, Ati Open, Jahil, Methakil, Jubriyo Takabur, Seneng Pamer, Tumbak Cucukan, Adu-adu, Riya’, Sum’ah, Melecehkan, Ngenyek, Fitnah, Infiltrasi, Provokasi. Drengki adalah hasud, kancane seneng dia susah, kancane ciloko dia ngguyu cekakakan. Srei adalah gampang sengit marang liyan. Panasten gampang nesu, gampang ngamukan. Dahwen suka menjelekkan orang lain. Ati open ngopeni yang seharusnya tidak diopeni.

Jahil adalah perilaku setan, tidak suka ketentraman. Methakil seneng menyakiti orang lain. Jubriyo congkak dan angkuh. Takabur merasa dirinya mulia. Riya’ seneng pamer, suka memperlihatkan pada orang lain. Tumbak cucukan lidah yang tajam. Adu adu suka pradul mengadu untuk merusak keadaan. Sum’ah, seneng pamer suka memperdengarkan kepada orang lain. Melecehkan adalah mempermalukan orang lain. Ngenyek merendahkan orang lain. Fitnah mengatakan keburukan orang lain yang dia tidak melakukannya. Infiltrasi penyusupan untuk membuat kerusakan. Provokasi membakar keadaan supaya kisruh.

Penyakit hati ini dikupas satu persatu. Di pahami untuk dihindari. Sehingga silaturahim tetap bisa terjaga. Di akhir pengajian, halal bi halal Mitra Bankziska ditutup doa semoga kita semua terhindar dari penyakit hati.